Pantulan rasa membiaskan bahasa yang menjangkau
batas kritikal manusia tipikal.
Hiasan dalaman pasti bertembung dalam suku pertemuan
jiwa dalam waktu waktu yang jelas takdirnya.
Bukanlah ingin membelenggu tapi akan aku tunggu.
Separuh dari saki hidupku telah tersedia menanti kunjungan Ratu.
Rahmat jarak dan waktu menambah seri pelangi rindu.
Rindu yang membalut sepi dalam gulungan cerita
kau dan aku.
Kita pasti bertemu.
p/s : bahasa yang aku guna kalau dirungkai secara harfiah memang takkan ada yang faham..